Rice cooker merupakan peralatan elektronik rumah tangga yang sering kali akan kamu temukan di dalam rumah. Fungsinya yang simpel dan portable ini membuat rice cooker menjadi incaran para ibu rumah tangga untuk mempermudah mereka dalam memasak nasi.

Tips membeli rice cooker

Rice cooker Panasonic

Tidak hanya untuk masak nasi, fungsi rice cooker juga kian berkembang. Tak heran, banyak yang menggunakan peralatan elektronik ini untuk membuat dessert, mengukus sayuran, hingga membuat sereal. Untuk menjaga makanan tetap hangat, beberapa rice cooker juga menyediakan fitur ini agar tetap menjaga suhu makanan.

Jika kamu ingin membeli sebuah rice cooker, ada baiknya kamu memperhatikan hal-hal berikut ini agar tidak salah beli nantinya. Apa saja itu? Simak ulasan berikut ini.

Perhatikan Ukuran Rice Cooker

Ya, rice cooker hadir dalam beberapa ukuran yang tentunya memiliki kapasitas berbeda. Saat hendak membeli Rice cooker, ada baiknya kamu memikirkan terlebih dahulu seberapa besar rice cooker yang kamu butuhkan.

Biasanya, rice cooker hadir dalam kapasitas untuk 3 cup, 5 cup, atau 10 cup. Membeli rice cooker yang lebih besar daripada kebutuhan kamu tentunya akan sia-sia. Jika peralatan elektronik ini kamu gunakan untuk porsi sendiri, maka 3 cup sudah cukup untuk kamu. Untuk keluarga kecil, mungkin rice cooker 5 cup sudah mencukupi. Namun, apabila kamu sering masak nasi dalam porsi besar untuk tamu undangan, membeli rice cooker dengan kapasitas lebih dari 10 cup bisa jadi pilihan tepat.

Jenis-Jenis Rice Cooker dan Perbedaannya

Rice cooker hadir dengan 3 jenis berbeda yaitu, rice cooker traditional, rice cooker jar-o-mat, dan rice cooker micro-computerized.

Rice cooker Traditional & Jar-O-Mat

Untuk rice cooker traditional dan jar-o-mat tampak hampir mirip. Keduanya hanya digunakan untuk masak nasi saja. 2 jenis rice cooker ini biasanya hadir dengan sebuah tombol sederhana, membutuhkan waktu kurang lebih 25 menit untuk masak nasi, kemudian secara otomatis akan menjaga suhu makanan agar tetap hangat.

rice cooker traditional

Rice cooker Traditional brand Panasonic

Lantas bedanya dari kedua rice cooker ini apa ? Well, untuk rice cooker traditional memiliki singel heating element, yang mana panas dihasilkan dari bagian bawah rice cooker kemudian ke atas. Efeknya, nasi masak dari rice cooker ini akan menghasilkan kerak nasi. Beberapa orang mungkin suka dengan kerak nasi, tapi kebanyakan orang gak sih. Nah, berbeda dengan rice cooker traditional, rice cooker jar-o-matic tidak hanya memiliki elemen panas pada dasar penanak nasi, tapi juga di sepanjang sisinya. Hal ini membuat beras masak secara merata dan tidak menimbulkan kerak nasi.

Rice Cooker Micro-Computerized

Rice cooker micro-computerized ini merupakan design rice cooker model baru dengan teknologi mutakhir yang dikenal dengan istilah “fuzzy logic”.

Rice cooker fuzzy logic philips

Rice cooker Philips

Apa itu fuzzy logic ? Well, Fuzzy logic rice cooker merupakan mekanisme dimana beras akan dihangatkan terlebih dahulu sebelum di masak, kemudian setelah itu proses menanak nasi dilakukan pada suhu bervariasi. Setelah itu, nasi kemudian dihangatkan lagi sebelum akhirnya benar-benar siap dihidangkan. Proses yang dilakukan oleh komputer ini menghasilkan citra rasa nasi yang lebih baik dan lembut, dibandingkan rice cooker traditional & jar-o-matic.

Oh iya, rice cooker ini proses menanak nasinya jauh lebih lama dibandingkan dengan 2 jenis sebelumnya, kurang lebih 50 menit. Namun jika kamu ingin proses lebih cepat / normal layaknya rice cooker traditional, kamu bisa mengubah setting fuzzy logic dengan quick cook.

Pilih Merk / Brand Rice Cooker Terkenal

Tips terakhir untuk membeli rice cooker yang perlu kamu perhatikan adalah merk / brand. Untuk yang satu ini, kami merekomendasikan kamu untuk memilih merk yang sudah terkenal kualitasnya. Beberapa brand yang bisa kamu lirik antara lain Miyako, Cosmos, Panasonic, Sharp, Electrolux, dan Philips.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECENT COMMENTS